aq1

Apa bedanya dengan aquarium? Banyak orang yang bingung apa-sih bedanya? Pada dasarnya aquascape dan aquarium sama yaitu menggunakan wadah kotak yang terbuat dari kaca, acrylic ataupun bahan-bahan lain dengan berbagai ukuran dan ketebalan tertentu. Yang membedakan adalah penggunaan dari wadah itu sendiri. Aquarium lebih berfokus kepada ikan hias (ikan mas koki, arwana, dll) yang menjadi isinya, biasanya (ikan) berukuran sedang. Sedangkan aquascape fokus utamanya pada tanaman air, kayu, batu, karang dan benda-benda yang menjadi media tumbuh tanaman. Sedangkan ikan hanya menjadi pelengkap saja. Ikan yang digunakan biasanya berukuran kecil dan tidak merusak tanaman dan bukan predator.

Meskipun tujuan utama dari Aquscape adalah untuk menciptakan sebuah lanskap bawah air yang bagus, aspek teknis pemeliharaan tanaman air juga harus dipertimbangkan. Banyak faktor yang harus seimbang dalam sistem tertutup dari tangki akuarium untuk memastikan keberhasilan suatu aquascape. Ada 4 faktor utama dalam aquascape, yaitu lighting/pencahayaan (sebagai pengganti matahari untuk fotosintesis), co2 untuk tanaman (sebagai nourishment atau makanan bagi tanaman, terlalu banyak co2 bisa menyebabkan ikan sering mengapung ke permukaan dan mati), pupuk dasar dan pupukcair (sebagai nutrisi pada tanaman), dan filterisasi (membersihkan kotoran dan menjaga kualitas air). Selain 4 faktor diatas juga perlu diperhatikan temperatur dari air dijaga antara suhu 26°C – 28°C. Bila terlalu hangat/panas maka pertumbuhan alga akan banyak yang bisa menyebabkan tumbuhan dan ikan mati. Bila terlalu dingin akan membuat beberapa tipe ikan akan menjadi pasif. Selain temperatur, keasaman atau ph dari air harus dijaga antara 1 – 14, idealnya 7 (netral).

Dalam dunia aquascape, terdapat berbagai macam jenis (style) yang sesuai dengan selera para aquascapist. Berikut adalah macam-macam jenis aquascape yang banyak digunakan.

Dutch Style

aq2

aq3

aq4

Ini adalah style yang dipakai sejak tahun 1930an, diperkenalkan oleh bangsa Belanda. Cirinya, tanaman yang digunakan antara 10-12 spesies. Dan susunan tanamannya cenderung bergerombol. Warna antara tanaman disusun sehingga serasi dengan tanaman sekitarnya. Perinsip utama di balik Dutch Style aquascape adalam mengunakan banyak jenis tanaman, terutama tanaman stem tidak lebih dari 10-12 jenis untuk membentuk susunan yang subur. Pengunaan tanaman stem di Dutch style adalah paling dominan dengan mengelompokan dan menanam dari belakang ke depan. Pemilihan jenis tanaman dengan ukuran berebeda, warna daun , texture sangat penting ketika menciptakan Dutch sytle aquascape

Nature Style

aq5

aq6

aq7

Mengutamakan kealamian dalam formasi, bisa menyerupai bentuk suatu taman, hutan. Dipopulerkan oleh Takashi Amano di tahun 1980an. Perinsip utama dalam menciptakan nature style adalah di dasarkan dari konsep kebun jepang Wabi Sabi, dan usaha untuk mereplikasi gambar dari alam dan inspirasi biasanya datang dari pemandangan gunung, rerumputan, laut. Tidak seperti Dutch Style, pengunaan driftwood dan rocks memaikan peran penting dalam menciptakan struktur dan point focus dari nature style. Pengunaan berbagai ukuran dan jenis dari satu tipe driftwood dan batu, aquascaper menyusun apa yang umum di sebut “hardscape”. Pengunaan Schooling fish di rekomendasi untuk menciptakaan keseimbangan hidup di dalam “Nature”. Umum nya nature style aquarium hanya berisi 3-5 jenis tanaman.

Iwagumi Style

aq8

aq9

Yang paling utama dalam gaya aquascape ini, adalah susunan batu-batuan di dalamnya. Dipopulerkan oleh Takashi Amano juga. Ada empat buah jenis batuan dalam Iwagumi Style, yaitu Oyaishi, fukuishi, soeishi dan suteishi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s